
Gambar 1 Anak-anak KB & TK Kalyca Montessori School mengikuti aktivitas motorik dalam Pyramid Class.
(Dokumentasi: Mahasiswa PK UNY, 2026)
KB & TK Kalyca Montessori School memiliki berbagai kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Salah satunya adalah Pyramid Class, yaitu kelas tambahan yang dirancang untuk memberikan stimulasi sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengoptimalkan perkembangan fisik, motorik dan sensorik. Pelaksanaan Pyramid Class juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak melalui perhatian terhadap tumbuh kembang sejak usia dini.
Pyramid Class pada dasarnya bertujuan memberikan stimulasi sekaligus membantu memantau perkembangan anak. Stimulasi yang diberikan terutama berkaitan dengan kemampuan motorik dan sensorik, serta melatih fokus dan keseimbangan. Kegiatan dilakukan dalam kelompok yang lebih kecil berdasarkan usia sehingga stimulasi dapat diberikan secara lebih terarah. Anak-anak diberikan ruang untuk bergerak, bermain, dan melakukan berbagai aktivitas yang telah disiapkan. Pada akhir kegiatan, anak mengikuti sesi relaksasi dengan musik untuk membantu menciptakan suasana yang nyaman setelah beraktivitas. Salah satu musik yang digunakan adalah Ho’oponopono Song karena memuat afirmasi positif seperti rasa cinta, penerimaan, dan kemampuan memaafkan diri sendiri maupun orang lain.
Gambar 2 Anak-anak KB & TK Kalyca Montessori School mengikuti sesi relaksasi di akhir Pyramid Class dengan iringan Ho’oponopono Song.
(Dokumentasi: Mahasiswa PK UNY, 2026)
Pyramid Class dikembangkan berdasarkan pemahaman mengenai pyramid of learning, yang menempatkan kemampuan motorik dan sensorik sebagai bagian dasar sebelum anak menuju perkembangan pada aspek kognitif. Prinsip tersebut selaras dengan pendekatan Montessori yang diterapkan di Kalyca, yaitu tidak secara langsung menargetkan kemampuan akademik anak, tetapi terlebih dahulu memperkuat kemampuan dasar yang menjadi fondasi perkembangan selanjutnya. Oleh karena itu, kegiatan Pyramid Class tidak berfokus pada kemampuan membaca, menulis, atau berhitung, tetapi memberikan kesempatan kepada anak untuk memperoleh stimulasi melalui aktivitas motorik dan sensorik yang sesuai dengan kebutuhannya.
Gambar 3 Piramida Pembelajaran (Pyramid of Learning)yang menjadi dasar konsep Pyramid Class.
Sumber: Thrive Pediatric Therapy (2024). The Pyramid of Learning. Diakses pada 19 September 2026, dari https://www.thrivepediatricga.com/blog-1-1/the-pyramid-of-learning
Pyramid Class juga menjadi salah satu bagian dari Unit Tumbuh Kembang di Kalyca Montessori School. Pemantauan tumbuh kembang tidak hanya dilakukan melalui kegiatan stimulasi, tetapi juga melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala secara berkala. Pengukuran tersebut dilakukan setiap dua bulan untuk membantu sekolah memantau perkembangan fisik anak. Dalam satu semester, hasil pengukuran dicatat dan dilaporkan melalui rapor Pyramid. Apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, sekolah dapat berkomunikasi dengan orang tua untuk mendukung perkembangan anak melalui program individual maupun dukungan dari rumah.
Selain memberikan stimulasi, Pyramid Class memberikan ruang bagi guru untuk mengamati perkembangan setiap anak secara lebih alami. Anak mengikuti kegiatan dalam suasana bermain sehingga dapat menikmati aktivitas tanpa merasa sedang menjalani sebuah tes. Perkembangan anak dapat terlihat secara bertahap, termasuk pada anak yang pada awalnya masih merasa khawatir atau menangis ketika mengikuti kegiatan. Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, anak diberikan kesempatan untuk beradaptasi, bergerak, dan mengeksplorasi lingkungan sesuai dengan kemampuannya.
Gambar 4 Kegiatan Pyramid Class bersama guru dan anak-anak KB & TK Kalyca Montessori School.
(Dokumentasi: Mahasiswa PK UNY, 2026)
Upaya pemantauan tumbuh kembang di Kalyca juga dapat dilanjutkan dengan asesmen dan pendampingan khusus apabila diperlukan. Sekolah bekerja sama dengan tenaga ahli seperti psikolog dan terapis untuk melakukan asesmen lebih lanjut terhadap anak yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan demikian, Pyramid Class tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi menjadi salah satu bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan, perkembangan, dan kesejahteraan anak secara menyeluruh. Melalui stimulasi yang diberikan secara bertahap dan sesuai kebutuhan, Kalyca Montessori School berupaya membangun fondasi perkembangan anak sejak usia dini sebagai bagian dari penerapan SDGs 3.
Penulis:
Reina Gracia Constantin Aijal | Mahasiswi PGPAUD UNY | 23010830074